Chapter 64: Liar

1562 Kata

Adya POV Pagi ini begitu cerah, dan Adya bangun dengan kondisi badan yang sangat enak. Jetlagnya tidak terlalu terasa, berkat banyak istirahat selama di penerbangan. Adya menghabiskan waktu beberapa saat memandangi wajah istrinya masih tertidur, dengan wajahnya yang polos. “Cantik..” Adya mengelus pelan pipi sang istri. Teringat cerita mimpinya semalam, yang katanya ia terbangun dan kembali lagi di rukonya. Padahal kamarnya di ruko sudah ia renovasi jadi ruangan kantor sejak mereka menikah dan tinggal bersama di rumah yang dibeli Dira di Dutamas. Adya mendengus tertawa, lalu mencium dahi Dira dan memeluknya tubuhnya yang hanya tertutupi selimut. Sepertinya istrinya kaget setelah mendengar jawabannya soal asetnya, padahal bagi Adya, jumlah hartanya adalah hal biasa baginya. Ia tidak suka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN