“Bik Surti ...!” teriak Memet yang hampir saja pingsan dengan ulah pengasuhnya itu. Dia menatap geram pada Surti yang cengengesan memperlihatkan barisan giginya yang putih. “Maaf, Den! Bibik tadi habis menangkap ayam yang Aden pesan kemarin.” Surti mengangkat ayam itu lebih tinggi agar Memet berhenti memarahinya. “Lalu kenapa kakimu kotor sekali?” Memet menutupi hidungnya karena bau menyengat yang berasal dari tubuh pengasuhnya itu. “Tadi ayamnya terlepas, jadi Bibi kejar hingga bibi terjatuh di kubangan lumpur.” Bukannya prihatin Memet malah tertawa cekikikan sambil memegangi perutnya yang mulai kram. “Sudah, Bik. Sebaiknya Bibi mandi dan ganti baju. Biar ayam ini aku sama Memet yang bersihin.” Rosa memberikan solusi untuk wanita itu. Agar Surti memiliki waktu untuk membersihkan diri

