Dari balik selimut tebal berwarna putih dan lembut itu, keluar seorang gadis cantik dan seksi, dia bangkit menuju kamar mandi dengan badan yang polos tanpa sehelai benang pun. Jamari tersenyum genit melihat lawan jenisnya yang telah memuaskan dirinya beberapa saat lalu. “Seruni ... Kamu memang pantas untuk menjadi permaisuri di dalam hatiku,” gumam Jamari yang kemudian bangkit menyusul gadis belia yang telah masuk ke dalam kamar mandi terlebih dulu. Dasar lelaki, sudah memiliki empat istri pun masih belum cukup. *** Pagi ini, Memet tampak sudah mandi dan berpenampilan sangat rapi. Setelah hampir satu bulan lamanya lelaki itu memikirkan perasaan juga nasib yang tampak sulit baginya. Memet mengutuki kebodohannya sendiri, kenapa dia sangat lemah dan selalu berpikir bahwa semuanya sang

