Kemarahan Memet

1178 Kata

Suasana pasar menjadi sangat mencekam dan mengerikan. Hari sudah semakin siang, tapi masih banyak para warga yang melihat lokasi terjadinya pembunuhan itu. Di mana Erin Kusuma Wati, ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Kepalanya terpisah dari tubuh yang entah milik siapa. “Berarti ada dua orang sekaligus yang terbunuh. Tapi di mana kepalanya? Di mana pula tubuhnya?” “Ini pembunuhan yang sangat mengerikan, kira-kira siapa pembunuhnya?” “Benar. Ini sangat sadis,” ucap salah satu dari mereka. Bukan hanya ibu-ibu yang membicarakan tentang kejadian itu, bapak-bapak, anak-anak, bahkan alam pun ikut bersuara dan berduka. Berita yang tersebar simpang siur tidak berujung, tentu dengan berbagai pendapat yang berbeda pula. Tampak dari kejauhan Memet dan Rosa datang dengan motor yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN