Kedua anak buah Jamari saling melirik satu sama lain. Mereka terlihat menarik nafas berulang kali, bahkan tangan mereka tidak hentinya menekan burung masing-masing, yang sudah mengeras dan minta untuk dimasukkan dalam kandang yang hangat. Mereka terlihat bergantian mengubah posisi spion mobil yang dapat memperlihatkan sebuah adegan yang membuat air liur menetes seketika. Terdengar suara nafas yang saling memburu, bercampur kecapan nikmat yang berasal dari bagian s**********n. Rosa yang mulanya memberontak terhadap tindakan Jamari, kini tampak menikmati setiap sentuhan yang diberikan lelaki dengan status empat istri itu. Adegan itu membuat laju mobil tidak stabil karena Embul sudah tidak bisa fokus memegang kendali. Tangan kanan Embul memegang setir mobil, sementara tangan kirinya memb

