Bab 38

1001 Kata

Sesampainya di rumah sakit Ilham di bawa ke ruang pemeriksaan dan aku hanya menunggu di luar karena tidak diperbolehkan masuk. Tak lama kemudian Reyhan keluar dengan wajah sedikit kusut, aku langsung menghampirinya. "Gimana bang?" Tanyaku. "Ilham harus dirawat Ra" "Memang kenapa?" "Demamnya tinggi jadi harus di rawat, kamu tunggu disini aku mau ngurusin administrasinya" Reyhan pun pergi, aku hanya bisa menunggu aku pengen banget berada di samping Ilham namun karena aku sedang hamil jadi aku tidak boleh masuk. Tak lama Ilham langsung di pindahkan ke ruangan perawatan. Akhirnya aku bisa melihatnya namun aku tak tega saat melihat wajahnya yang pucat dan di tangannya ada selang infus. Kalau saja aku bisa menggantikan posisinya. "Ra, kamu pulang ya?" Bujuk Reyhan. "Aku mau disini aj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN