Bab 28

996 Kata

Setelah berbicara dengan mamah aku masuk ke kamar karena Ilham menangis. Namun tiba-tiba pintu kamarku dibuka dari luar, ku lihat siapa yang masuk dan aku langsung bangun saat melihat siapa yang masuk "kenapa kakak bisa masuk?" Yang masuk adalah Reyhan. Dia hanya tersenyum dan berjalan ke arahku. "Aku mau lihat anakku" Ucapnya. "Maksud kakak?" Dengan tatapan penuh tanya.. "Maaf berapa bulan ini buat kamu menderita dan baru dua hari ini aku mengingatmu" Ucapnya dengan lirih. Aku bahkan sudah tidak menahan air mata ku. Ku segera peluk dia, ku menangis di pelukannya. Rey pun membalas pelukanku. "Aku minta maaf Ra" Ucapnya. Aku tak menghiraukannya. Cukup lama kami berpelukan. Setelah lepas kami pun mengobrol. "Mungkin saat pertemuan kita yang pertama aku benar-benar belum inga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN