Tap love kalian aku tunggu, bagi yang belum ya. . Nadia masih terus tertawa, bukannya tersinggung, Pras malah merasa senang karena berhasil membuat wanita yang ia taksir itu tertawa. "Cantik banget sih, ketawa gitu aja." batin Pras. Jaya yang masih duduk di sofa, menoleh ke arah pintu utama, mencoba melihat apa yang terjadi. Namun ia tak berhasil melihat apa yang sudah membuat Nadia tertawa terbahak-bahak. "Argh, rasanya aneh banget kalau aku harus tampil pakai kemeja. Aku bingung, nggak ada yang cocok di aku. Ya udah aku pakai kemeja putih aja, cari aman." tutur Pras, "Tapi nggak harus dipaduin sama celana item, kan? Dan apa ini? Kamu basahin rambut kamu sampe segitunya, udah kayak mau daftar kerja aja sih, Pras." sahut Nadia dengan mata yang berkaca-kaca. Air matanya sampai

