Dika memeluk Nadia tanpa sebab, ia sendiri tak tahu kenapa. Ia hanya ingin memeluk, itu saja. Tak ada niatan baginya untuk merebut hati Nadia kembali. Semua sudah berlalu, perasaan Nadia untuknya juga sudah memudar. Nadia sendiri memilih memejamkan matanya, menerima apa yang Dika lakukan. Bukan untuk membuat Dika kembali jatuh hati padanya, namun ia mencoba memberi kenyamanan pada Dika. "Peluk aku sepuasmu, aku akan diam kali ini. Tapi ingat, kali ini aja, Dika. Aku sebentar lagi akan menjadi istri Pras. Dan aku yakin dia nggak akan biarin kamu lolos kalau kamu memelukku lagi seperti ini." ucap Nadia lirih. Dika pelan-pelan melepas pelukannya, ia menatap ke sekeliling. Ia sadar kalau ada banyak mata yang memperhatikannya. Namun bukan itu yang membuatnya malu, Dika malu pada sosok pri

