Wanita cantik itu menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya, meredam suara tangisnya yang sudah tidak terbendung lagi. "Allea ... Allea, anakku, Mas?" tanya Airin di sela isakkannya, Tirta hanya mengangguk pelan memberi jawaban jika yang Airin tanyakan itu benar. "Tega sekali Mama dan Papa memisahkan aku dengan anakku, dan memisahkan aku denganmu." Pandangan mereka beradu membuat sesuatu dalam d**a Tirta menghangat untuk sesaat. Kehangatan itu segera ditepisnya saat melihat baby J yang menggeliat lalu membuka matanya. "Mommy ... Mommy." Sepertinya begitulah arti gumaman bayi itu, Tirta tersenyum mendengarnya. Ternyata Airin juga telah memulai hidup barunya, dan sepertinya hidup baru yang ia jalani berjalan lebih baik dari hidup baru yang ia mulai dengan Yarra. Airin wanita

