Yarra menangis sesegukan sambil memeluk jenazah ayahnya, tidak ada seorang pun yang menenangkannya. Seketika dia menjadi orang yang sangat dibenci, baik oleh para tetangga, mertua terutama suaminya sendiri. Santi dan Tirta duduk berdampingan tidak jauh dari jenazah Salim, sedangkan Broto sibuk menyalami teman-teman mereka yang datang untuk bertakziah. Sedangkan lelaki yang terlibat skandal dengan Yarra sama sekali tidak terlihat batang hidungnya, para tetangga masih sibuk saling berbisik menggunjingkan berita panas yang langsung menyebar ke seluruh kompleks. Sungguh keinginan Tirta saat ini hanyalah membuang jauh Yarra dari hidupnya, jikalau tidak ada sang ayah yang selalu membisikkan kata sabar di telinganya. * Dita Andriyani * Malam harinya usai acara tahlil diadakan di kediaman m

