BAB 16

928 Kata

Jyoti masih terbaring dengan terlentang, mengatur nafas dan detak jantungnya yang tidak beraturan.  "Iya sayang, aku yakin kamu tak bisa bangun." Thomas menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah istrinya. Mereka masih bersimbah peluh. "Tunggu di sini aku akan ambilkan sarapan untuk kita." Dengan bertubuh polos Thomas melenggang keluar mengambilkan sarapan untuk Jyoti. Mata Jyoti hampir terpejam saat Thomas melangkah masuk dengan nampan berisi sarapan mereka bersama dengan teh jahe dan jus jeruk untuk Jyoti. Thomas menaruh nampan di atas meja depan sofa. Kemudian mendekati Jyoti yang masih terbaring di ranjang. Diusapnya lembut sisi wajahnya, tatapan matanya intens menembus ke hati Jyoti. "Lemas hmm?" Jyoti hanya mengangguk. Thomas mengambil bathrobe menarik dan mendudukkan Jyoti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN