**Reya POV** . . . Bep. Aku terbangun saat mendengar Indah memanggil namaku. Kubuka mata lalu melihat Indah yang berdiri seraya memegangi kue di tangannya. "Happy birthday!!" Teriakkan Indah membuatku tersadar. ia memberikan hijab padaku segera ku kenakan. Lalu mengajakku yang setengah sadar berjalan keluar. Di sana sudah ada Via, Ari dan Jijji. Sempat terkejut melihat semua berada disini. Sejujurnya, aku bahkan lupa jika ini adalah hari ulang tahunku. Mereka bernyanyi lagu selamat ulang tahun, sungguh aku terharu atas perhatian yang diberikan. Ini adalah satu dari banyak hal berharga yang benar-benar harus aku syukuri. "Makasih," ucapku seraya memeluk Via. "Jangan nangis Kak, ayo tiup lilinnya," pinta Via. "Ayo, make a wish," timpal Indah seraya menyodorkan kue ke hadapanku

