**author POV** . . . Seoul di akhir tahun. Menuju musim dingin. Reya sibuk di restoran mencatat semua hal tentang restoran yang baru saja dibuka. Baru saja ia menghubungi pihak furniture karena salah mengirim kursi yang ia pesan. Warnanya berbeda, sedikit lebih gelap dari seharusnya. Jika sudah bekerja ia menjadi kompetitif dan perfeksionis. Tak boleh ada hal rinci yang melenceng. Itu alasan mendiang bos mereka menjadikannya asisten. Ruangan Reya berada satu ruangan dengan Seok. Tak banyak ruangan di restoran. Jadi harus memanfaatkan sebaik-baiknya. Sofa besar yang dulu dijadikan tempat tidur Gina saat ia bayi. Telah diganti meja dan kursi kerja yang kini menjadi tempat Reya bekerja. Meski masih ada sofa hitam yang sering menjadi tempat Gina tidur. Seok sedari tadi memerhatikan Rey

