**Yunki POV** . . . Perasaanku tak enak sejak pagi tadi. Lalu saat ini aku masih melakukan wawancara di salah satu stasiun televisi lokal. Sudah pukul sudah siang tapi, Reya belum membalas pesan yang sejak tadi aku kirimkan. Dia selalu seperti ini jika terjadi sesuatu. Ditambah perasaanku yang tak enak. Cut! Teriakan sutradara membuatku bernapas lega. Setelah memberi salam dan bersalaman dengan para kru dan staf. Kami segera berjalan keluar. Aku masuk ke dalam mobil bersama Namjun dan Seojin Hyung. Di dalam mobil kali ini hanya ada kami dan Manager Shin yang mengendarai mobil. Sopir kami pagi ini mendadak tak bisa masuk. Aku mencoba menghubungi Reya kembali, tak lama sampai panggilanku di terima. "Assalamualaikum," sapa seseorang yang terdengar tak asing bagiku. "Siapa ini?"

