**Reya POV** . . . Pagi-pagi sejak kemarin aku sudah menjalani beberapa tes, pertama gastroskopi yaitu, memasukan selang kamera untuk melihat kondisi lambungku, foto Rontgen, tes darah, USG dengan ultrasound. Memang penangan di sini lebih ketat di banding di Indonesia. Aku harap hasilnya baik, dan tak perlu terlalu lama di rumah sakit. Aku sudah rindu pada Gina. Karena sudah dua hari aku berada di sini. Meski setiap pulang sekolah Gina datang bersama Seok. Tetap saja tak lengkap karena ia tak ada di sisiku. Ponselku berdering, Indah? "Assalamualaikum," sapaku. "Lo sakit?" Ia bertanya sedikit keras, terdengar kesal sekali. "Jawab dulu gue kasih salam juga." "Waalaikumsalam, lo sakit apa heh? Sekarang apa-apa nggak pernah ngomong ya." "Sama kaya yang gue cek di Indonesia, kambu

