Pagi yang hangat

1282 Kata

**Reya POV** . . . Aku membuka mata menatap Yunki yang terlelap seraya memelukku. Wajahnya tepat di hadapanku. Aku menatapnya, atanya terpejam, tangannya memeluk erat tubuhku, lentik bulu matanya—tak lebat tapi cukup panjang, semua yang aku lihat adalah hal yang rinduka. Kalian mungkin tak akan membayangkan jika seorang Lim Yunki tertidur dengan mulut yang sedikit terbuka. Namun, memang seperti itu, pria yang kini di hadapanku. Tidur dengan bagian mukuy sedikit terbuka menunjukkan susunan gigi manisnya. Ia tetap tampan, sungguh. Semalam aku tau ia berusaha keras menahan amarah. Sementara di sisi lain aku juga merasa jika keputusan meninggalkannya, adalah tang terbaik. Kini aku berpikir ulang, apa keputusan ini benar? Sejujurnya aku kini ini keputusan yang salah. Dan, hari ini rasany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN