Tiga tahun kemudian. Keramaian mengisi rumah minimalis dengan paduan warna putih dan hitam itu. Tampak beberapa mobil mewah terparkir manis di depannya. Mulai dari ukuran kecil sampai yang besar. Hari ini genap sudah Zidane berusia dua tahun. Ornamen berbau superhero bertebaran di dalam rumah. Menghiasi setiap sudut ruangan. Juga termasuk tokoh utama dalam acara ini. Zidane Arya Ivander tampak bersinar ketika memandang keindahan yang telah mengubah ruang tamu rumahnya menjadi markas Avanger dadakan. "Selamat ulang tahun ya Zidane..." Ucapan terus berdatangan dari tamu yang berdatangan. Tapi anak kebagiaan tidak terpancar di dalam matanya. "Ada apa, Zee? Kamu kok murung?" tanya Erwin kepada puteranya. Dengan kedua tangan terlipat diatas dadanya, Zidane melirik ayahnya. "Habis Fiona b
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


