33

1091 Kata

Pandangan Kayla jatuh pada sosok Erwin yang tampak santai di balik kaos puth berkerah V dan celana pendek warna khaki selutut. Rambutnya yang basah beberapa kali digosok menggunakan handuk yang melingkari lehernya. Tak ada kata lain yang pantas untuk menggambarkan sosok Erwin saat ini selain tampan. "Sampai kapan kamu akan menatapku seperti itu?" Pertanyaan yang dilontarkan Erwin sukses membuat kedua pipi Kayla memanas. Kayla berdeham, terlalu keras sehingga membuat dirinya tampak konyol di depan Erwin. Astaga kenapa dirinya jadi kikuk begini? "Ayo duduk, makanan sudah siap," kata Kayla mencoba mengalihkan. Erwin pun menurut. Sekarang ia dan Kaylda duduk berhadapan di meja makan dengan beberapa hidangan yang masih mengepulkan asapnya. "Kapan kau beli bahan makanannya?" Erwin mengeda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN