"Perlu kamu tahu perempuan ini kekasih saya." Kayla melirikkan matanya untuk melihat laki-laki yang sedang asyik makan di seberangnya. Sejak perkataan terakhir Erwin, yang berhasil membuat Kayla terbang menuju lapisan langit ke tujuh. Laki-laki itu hanya menarik tangannya, kemudian dalam diam memesan makanan dan disinilah mereka. Makan dalam diam. Sudah dua kali laki-laki itu mengakui dirinya sebagai kekasih. Tapi kenapa ketika mereka bersama, Erwin kembali dingin? Kayla menegakkan tubuhnya dan membersihkan tenggorokannya dengan maksud supaya Erwin mendengarnya. "Minumlah jika tenggorokanmu terasa tidak enak," kata Erwin singkat lalu kembali melanjutkan kegiatan makan siangnya. "Mengapa kamu mengakuiku sebagai kekasih?" tanya Kayla to the point. Lidahnya sudah gatal sejak tadi namun ba

