Seusai makan malam, Juliet bermain dengan putrinya di ruang tengah, sementara Derrick sedang menelpon seseorang. Sesekali Derrick memperhatikan mereka terlihat menyenangkan, tapi Derrick mengurungkan niatnya untuk bermain bersama mereka, karena pekerjaannya lebih penting saat ini. Setelah dari dapur untuk mengambil segelas air minum, dia bertemu dengan Juliet. “Kamu belum tidur?” sapa Derrick. “Baru saja Archi tidur.” Sahut Juliet menuju kamarnya “oh ya Derrick, bagaimana dengan wawancara kamu?” tambahnya mengurungkan niatnya untuk masuk ke kamar. Derrick tersenyum memandang kosong, lalu dia menggelengkan kepalanya sembari mengangkat bahunya. “Aku akan mencoba ke tempat yang lain.” Angguknya terlihat kecewa. Juliet pun tersenyum mendekat pada Derrick. “Jangan menyerah, Derrick.” Tutur

