Gyzell terdiam membisu saat wanita itu dihadapkan bersama seorang perempuan yang baru saja datang ke rumahnya. Gyzell meyakini perempuan itu adalah sang pemilik lipstik yang berada di dalam saku jaket suaminya. Di dalam ruang tamu itu terdapat tiga orang, Nick, Gyzell, dan juga perempuan itu, tetapi mereka masih saja membungkam bibir rapat-rapat. “Sayang, kenalin ini Enzi,” ujar Nick, setelah beberapa saat terdiam. Lelaki itu juga bingung ingin memulai dari mana karena keadaan yang sangat menegangkan. “Enzi, kenalin ini istri saya, Gyzell.” Enzi mengulurkan tangannya berniat untuk berkenalan, tetapi ulurna tangan itu diabaikan oleh Gyzell. Hati wanita itu sudah terlajur sakit. Gyzell masih tidak menyangka ternyata ada perempuan cantik penggoda suami orang. Apakah dia tidak ada yang ma

