Keesokan paginya masih di rumah Nick dan Gyzell. Dames, Trustin, Aleysia, dan juga Leteshia masih berada di sana menunggu keputusan Nick dan Gyzell ingin berbulan madu ke mana. Karena mereka sudah menyiapkan uang untuk tiket dan keperluan selama anak mereka melakukan bulan madu. “Bagaimana keputusan kalian untuk bulan madu,” tanya Dames, memecahkan keheningan di tengah-tengah acara sarapan pagi. Semua orang yang ada di sana menatap Nick dan Gyzell dengan serius. “Kita berdua sih ada niat buat bulan madu, Pah. Tapi, istri Nick maunya di tengah-tengah hutan biar dapat suasana alamnya,” jelas Nick, membuat Dames berpikir keras. “Ada kah bulan madu di tengah hutan? Nanti kalau suara kalian beradu dengan serigala bagaimana?” tanya Dames, menatap sang putra polos. “Pah, suara kita tidak

