Satu bulan telah berlalu begitu cepat kini Nick dan Gyzell disibukkan dengan kegiatan masing-masing. Nick sibuk mengurusi cabang pembukaan kantor baru yang ada di Bandung, sedangkan Gyzell sibuk menjadi ibu rumah tangga. Sudah beberapa minggu ini Gyzell tidak lagi bekerja. Semua pekerjaannya ia serahkan kepada sang sekretaris yang memang sudah ia percaya sejak dulu. Pagi ini lagi-lagi Gyzell dan Alger sarapan pagi tidak ditemani oleh Nick. Sudah satu minggu ini Nick tidak ingin sarapan di rumah hanya karena urusan pekerjaan. Lelaki itu juga sekarang sering kali pulang larut malam. Terkadang Gyzell sedih karena sudah tidak lagi mendapatkan perlakuan manis dari suaminya. “Mama sakit?” tanya Alger, menatap sang mama sedih. Sedari tadi bocah laki-laki itu memperhatikan sang mama yang melam

