CHAPTER 14: SARANGHAE

2485 Kata

Hari ini tidak ada yang berbeda sama sekali dari Beby ketika melakukan aktifitasnya di cafe. Cafe juga keadaannya baik-baik saja. Masih di penuhi dengan lagu Shawn Mendes yang di putar disini, berbagai macam cake di etalase kue sudah lengkap, barista sudah mulai sibuk menyiapkan kopi pesanan pelanggan, dan cafe Cerita Kita juga sudah mulai kedatangan pengunjung saat baru saja buka hari ini. Cika—sang waitress, ketika bekerja sesekali menatapi Beby yang berdiri di depan etalase kue sembari mengamati cincin di jari manis kirinya. Hal itu membuat Cika tersenyum geli. Setelah mengantarkan pesanan salah satu pelanggan, dia kembali memasuki konter dan menyenggol dengan sengaja bahu Beby dari belakang. "Iya-iya cincin baru. Dilihatin terus." Goda Cika. "Beli sendiri atau di kasih siapa, tuh?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN