22 "Makasih ya, sayang. Kamu benar-benar luar biasa." Beni mengecup kening Gadis sebagai tanda terimakasih atas rasa nikmat dan juga puas dengan pelayanan yang baru saja Gadis beri padanya. "Lain kali om akan pakai kamu lagi. Om bener-bener puas. Om gak nyangka tubuh kamu senikmat ini." Bahkan Beni masih belum mengenakan pakaiannya dan masih dalam keadaan bertelanjang dengan kejantanannya yang masih basah oleh cairan pelumas miliknya dan juga Gadis. "Oh ya.." Beni nampak meraih dompetnya yang sengaja ditaruh diatas nakas tepat disampingnya. Mengeluarkan beberapa lembar uang berwarna merah dan memberikannya pada Gadis. Berikut dengan bonusnya. "Buat kamu. Sengaja om kasih lebih, buat bonus. Lain kali kalau om senggang, kita main lagi." Gadis menatap nanar uang yang menurutnya memilik

