Chapter 49 : terima hukuman.

1246 Kata

Tentu saja jawaban pendek Aira itu tambah membuat Ziyad menggila, “Aku tunggu.” Balasnya. Dengan perasaan kesal, Aira akhirnya bangun dari tempat tidurnya, ia mengganti dulu pakaiannya menjadi yang lebih sopan. Ia tak mau menanggung resiko diganggu atau disangka perempuan yang tidak-tidak ketika menggunakan taxi online nanti. Ia bahkan mengganti pakaiannya dengan rok panjang semata kaki dan atasan kemeja yang lumayan panjang. Tapi ia membiarkan sanggul french twist nya. Segera ia memesan taxi online. Ia keluar kosannya tanpa diketahui oleh penghuni kosan lain, karena penghuni lain sudah pada tidur, dan hari sudah menunjukkan pukul 12.30 malam. Sesampai di apartemen yang sebenarnya tidak begitu jauh dari kosan Aira, mungkin sekitar 15 menit perjalanan. Aira mencoba membuka pintu aparteme

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN