"Bella, aku tidak punya urusan denganmu jadi jangan menggangguku. Hiduplah bahagia dengan suamimu." ujar Medelenie. Medelenie berucap dengan nada tegas, Medelenie melingkarkan tangannya di lengan Alexander. "Medelenie, apa dia calon suamimu?" tanya Romeo. Setelah terdiam lama akhirnya Romeo mengajukan pertanyaan. "Iya saya, calon suaminya. Jadi, saya harap berhenti mengirimkan detektif untuk mencari tahu apa yang dilakukan dan siapa yang ditemui Medelenie." jawab Alexander. Alexander berucap dengan nada dingin, dan Romeo terkejut mendengar ucapan Alexander. “Bagaimana,dia tahu tentang hal itu?” batin Romeo. "Apa maksudmu?" tanya Medelenie. Alexander menoleh menatap Medelenie, Medelenie tidak tahu tentang detektif swasta yang pernah disuruh oleh Romeo. "Dia pernah mengirimkan detektif

