Pagi harinya, media televisi dipenuhi dengan berita kecelakaan tunggal sebuah mobil yang menabrak tiang pembatas jalan. Ray terbangun dari tidurnya, gadis itu bercermin menatap kalung bulan sabit yang terpasang sempurna di lehernya. Pintu kamarnya terbuka, sudah pasti Faris berniat membangunkannya tetapi ia sudah bangun lebih awal. "Ca! Alif kecelakaan!" Senyuman Ray memudar seketika, gadis itu terjatuh ke lantai dengan bibir bergetar dan wajah yang sudah pucat pasti. "Ayo! Kita ke rumah sakit sekarang!" tegah Jonathan sembari memasang jasnya, Renata juga terlihat sangat panik begitu pun Faris. "Ayo! Ca!" Faris mengambil jaket di lemari adiknya lalu memasangkannya pada adiknya itu. Mereka sudah berada di mobil dengan Jonathan yang mengemudi, Ray tak dapat bicara apapun. Bibirnya tera

