18

1083 Kata

"Makasih ya!" Ray mengeluarkan uang berwarna biru hendak menyerahkannya pada Alif sebagai upah mengantarkannya ke sekolah. "Apa-apaan, nggak perlu." Tolak Alif membuat Ray mengangguk sambil menggaruk kepalanya. "Habis ini elo mau kemana?" tanya Ray lagi seketika Alif kembali berpikir agar tak salah menjawab pertanyaan gadis itu. Alif tak dapat menjawab, ia turun dari mobil lalu membukakan pintu untuk Ray seolah meminta gadis itu untuk cepat turun. "Oke... oke... gue turun!" gerutu Ray kesal. "Wah, Ray sama siapa tuh?" "Pacarnya ya? Ganteng banget!!" "Mending Ray sama dia dari pada sama si culun!" "Hahaha, iya benar! Si culun mah bakalan di lupain sama Ray!" Tangan Alif terkepal namun ia kembali menetralkan emosinya sesegera mungkin. "Ayo!" ajak Alif menarik Ray meninggalkan mobil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN