134

2520 Kata

Setelah puas menatap mereka satu-persatu, Emma pun kembali menatap ke arah Jery yang sampai detik ini masih terdiam bungkam di tempat nya sejak Emma berdiri di hadapannya. "Mau tau apa itu?" tanya nya sambil tersenyum antusias. "Faktanya, bukan cuma kita doang yang ngelakuin hal itu melainkan hampir seisi kelas juga sama! Itu kan alasan kenapa kita semua selalu bebas dari hukuman meski pun kita suka ngusik siswa lain dan jadiin mereka sebagai bahan candaan buat bersenang-senang?" "Kita semua buruk dan punya dosa yang hampir sama! Tapi berani-beraninya lo semua ngecap gue sebagai manusia paling hina di sini disaat gue udah berubah dan kalian tetap pada dosa yang sama?!" deliknya. "Jangan ngomong sembarangan! Keluarga gue ngga pernah nyogok kepala sekolah buat menjamin masa SMA gue!" ban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN