29

1621 Kata

"Sebenernya Oca se-overprotektif itu sama gue bukan tanpa alasan, Rey. Dia lakuin itu semua karna rasa bersalah," terang Aurel setelah mereka sampai di perpustakaan, ruangan ter-aman dari orang-orang di sekolahan karna hanya para anak kutu buku yang suka mampir ke ruangan tersebut. "M-maksudnya?" sahut Rey dengan kening yang mengernyit bingung. "Dulu, Oca pernah bikin gue hampir kehilangan nyawa dan koma selama seminggu. Dan sejak saat itu, dia jadi overprotektif banget sama gue dan bener-bener ngejaga gue. Dia ngerasa bersalah karna udah lakuin hal itu, dan oleh karnanya, dia ngehukum dirinya sendiri dengan cara bertanggungjawab sama gue seumur hidupnya," jawab Aurel dengan ekspresi sedih yang dapat terlihat jelas di wajahnya. "Gue seneng saat dia perhatian sama gue, Rey. Tapi kalo men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN