Sepuluh hari sebelumnya Senin, pukul 12.00 Rani akhirnya bersedia ditanya-tanya tentang ayahnya tetapi setelah komisaris pergi. Detektif Dani memanfaatkan kesempatan emas ini. Lumayanlah untuk penelitian. "Anak manis, sekarang katakan semua hal tentang ibumu yang katanya sudah meninggal dan mau dibangkitkan lagi oleh ayahmu, Takim." "Iya Mama sudah meninggal." "Lalu?" "Papa sering bilang begini, Ran, nanti aja ya kita jalannya tunggu Mamamu bangkit lagi." Dani mengernyit tetapi dia lebih memilih untuk tak banyak bicara. "Lalu?" "Ya aku bingung maksudnya apa bangkit itu. Mama kan sudah mati. Orang mati ya tidak bisa hidup lagi kan." Dani mengangguk sambil tersenyum ramah. "Lalu?" "Menurut Om maksudnya bangkit yang dikatakan Papa itu apa? Menghidupkan Mama lagi?" "Entahlah, Can

