Perjalanan

1566 Kata

Di hari ke empat liburan, aku merasa sangat lelah. Jadwal yang sudah di susun Dinda terasa amat sangat tidak manusiawi meski sejujurnya aku sangat menikmati kegiatan tersebut. Hampir lima hari berada di sini tapi aku tidak sempat memikirkan tentang hal lainnya. Aku bersyukur, meski tubuh ingin menjerit. Tapi aku juga sangat bahagia karena di balik agenda itu ada perhatian yang memang sengaja disiapkan untukku. Hanya saja untuk sekarang aku sangat merindukan kasurku. Apa harus aku bersikap egois untuk mengajak mereka kembali meski akhirnya akan merusak suasana? “Pemandangannya bagus, kan?“ Aku hanya bisa menoleh sekilas lalu kembali menunduk. Maaf kan aku, tubuh ini sudah meronta untuk meminta jatah. Kali ini kami memang sedang berada di tengah-tengah danau. Entah dari mana pemikiran t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN