Liburan bersama

1401 Kata

Aku menyaksikan air laut yang merendam kakiku. Sesekali aku menggerakan jemariku. Aku tidak bisa menahan senyum senangku sekarang. Kemarin padahal aku masih berada di dalam ruangan di salah satu rumah sakit besar dan masih dalam kondisi terguncang parah karena hampir saja kehilangan bayi dalam kandunganku. Dan tadi pagi, Tama berinisiatif membawaku keluar dan menyupiriku sendiri untuk datang ke tempat ini. Hanya kami berdua dengan jarak perjalanan yang lumayan memakan waktu. Tiga jam perjalanan. Aku tidak tahu kemana tujuan kami karena mobil terus melaju ke daerah terpencil dan sepi yang sangat jarang dilalui orang. Dan masih mencoba menerka saat perjalanan berlanjut keluar dari jalanan utama dan masuk ke jalan sempit yang dipenuhi pohon-pohon pinus di sekelilingnya. Menurutku itu sangat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN