# Rheina menatap putrinya yang sekarang tertidur nyenyak di atas tempat tidur. Dia merasa kalau Raya akan menjadi beban untuk rencana masa depannya tapi ada sisi dalam dirinya yang tidak mampu melepaskan Raya. Seakan hanya Raya satu-satunya saat ini yang bisa menjamin kewarasannya. Tanpa Raya dia merasa seperti akan kehilangan dirinya sendiri dan dia tidak menginginkan hal itu terjadi. Dia ingin mempertahankan kasih sayangnya sebagai seorang ibu kepada Raya meski dia sama sekali tidak merasakan hal yang sama pada putri sulungnya, Allana. “Kau tahu kalau membawa-bawa anak kecil akan membuatmu kesulitan kan. Bos kecil juga mungkin tidak akan senang dengan anak ini meski dia adalah anakmu,” ucap Brad. Brad terlihat babak belur meskipun dia akhirnya berhasil meloloskan diri dari orang-oran

