# Erika berteriak histeris dan terbangun dengan tubuh penuh keringat. Kejadian itu terus menghantuinya setiap kali dia menutup mata dan ini sudah beberapa hari lamanya dia kesulitan untuk beristirahat serta memejamkan mata. Meski keluarganya sudah memanggil psikolog dan psikiater untuk mencoba membantu Erika namun ternyata itu semua sia-sia karena apa yang dialami Erika justru semakin parah hingga membuatnya pernah tidak bisa tidur sama sekali meski sudah diberi obat tidur. Dengan tangan gemetar hebat, Erika mencoba meraih gelas minum yang berada di atas nakas di sisi tempat tidurnya. Akan tetapi, begitu dia menyentuh gelas tersebut, dalam pandangannya air minum yang berada di dalam gelas itu malah berubah menjadi merah lalu bayangan ketika cipratan darah dari tubuh Dimas mengalir ke

