Albi mengepal tangannya lalu berteriak, "Gue sayang sama lo! Gue cuma gak mau lo jatuh dipelukan yang salah!" Langkah Lia terhenti, dia menoleh sejenak. Kemudian dia kembali melanjutkan langkahnya. Dia tak peduli dengan perkataan Albi barusan saja. Dia tidak mau tahu, untuk saat ini dia hanya mencintai satu cowok yang benama Bara. Terserah Albi menerima atau tidak hubungannya itu. Yang menjalankan hidupnya adalah dirinya, jadi orang lain tidak berhak mengaturnya. "Gue hanya ingin yang terbaik buat lo, Lia!" teriak Albi lagi. Namun sepertinya Lia tidak mendengarkannya. Mungkin mendengar, namun tidak peduli. Cewek itu tetap melangkah tanpa menoleh. Albi frustasi. Lia benar-benar pergi meninggalkan Albi. Albi tidak bisa berbuat apa-apa. Dia bukan siapa-siapa. Dia hanya manusia

