" Kita mau kemana?" tanya Mikha setelah 10 menit mereka berkendara. "Kabur!" jawab Gibran singkat tanpa menoleh. " Kamu gila!" teriak Mikha kesal. Gibran diam, saat ini pikiran dan tubuhnya lelah, ia hanya ingin cepat-cepat sampai di vilanya. Vila yang dia beli dari hasil kerja kerasnya sendiri, vila yang tidak diketahui oleh seluruh keluarganya. Tempat dimana dia melarikan diri bila pikirannya kacau. Mikhayla diam menahan kesal, ia putuskan untuk tidur kembali dari pada emosinya kembali memuncak. Saat melewati pasar Gibran berhenti dan turun untuk membeli bahan makanan. karena di vila tidak ada bahan makanan sama sekali. penjaga vila juga hanya seminggu 3x datang untuk membersihkan vila. Setelah semua sudah dapat, ia kembali melajukan mobilnya ke daerah Bandung dan kini mulai memasuki dae

