Tidak ada yang tahu tentang isi hati seseorang, tidak ada yang mengira kapan perubahan perasaan itu muncul, karena setiap hati pasti akan berubah-ubah dalam hitungan detik. Begitu pun yang dirasakan oleh Viana dan Ragarta, siapa yang menyangka jika dulu Ragarta sangat anti pati dengan keberadaan Viana, dan menganggap jika Viana telah mempermainkan dirinya. Sebaliknya pun begitu, Viana juga sangat tidak suka dengan Ragarta, sikap dingin dan ucapan pedas yang dilakukan oleh Ragarta selalu membuat Viana geram, tuduhan yang tidak berdasar membuat Viana berkali-kali menghajar Ragarta. Namun siapa yang mengira setelah berjauhan perasan rindu membuat keduanya menyadari tentang perasaan masing-masing. Setelah mereka bertemu saat ini seolah ada tembok yang tak kasat mata telah runtuh di hati mereka

