Setelah sampai di sebuah gedung yang–. Entahlah di mana ini Viana tidak tahu ini tempat apa, tempat yang begitu tinggi besar dan mewah, layaknya sebuah pusat perbelanjaan. Diandra terus saja menarik tangan menantunya itu. “Ma? Sebenarnya ini tempat apa sih?” tanya Viana. “Sudah kamu diam saja!” ucap Diandra. “Ma, ini sebenarnya kita– mau– ke–ma–“ ucap Viana terbata-bata saat ia melihat apa yang ada di hadapannya. “Gimana, kamu pilih saja yang kamu suka!” “Hah!” “Apaan sih, Vi?” tegur Diandra. “Maksud, Mama?” “Jangan Lola, Vi! Sudah kamu pilih mobil yang kamu suka!” ucap Diandra. Viana melongo mendengar ucapan mertuanya tersebut, yang benar saja ia di suruh memilih mobil di sana. “Untuk apa, Ma? Mama mau beli mobil lagi? Atau Mama mau ganti mobil baru?” rentetan pertanyaan Viana

