Malam semakin larut, kini acara yang sudah diselenggarakan oleh Diandra telah usai kini semuanya sudah pulang begitu juga dengan Ragarta dan Viana. Mereka pulang ke apartemen sesuai permintaan Viana. Kini keduanya telah sampai di apartemen, dan membersihkan diri masing-masing, lalu melakukan sholat yang tertunda. “Gar?” panggil Viana saat mereka telah usai melakukan sholat. “Iya.” “Terima kasih!” ucap Viana. “Untuk?” “Yang tadi,” jawab Viana. “Itu hanya sebuah gelang, Vi. Dan harganya juga gak seberapa. Nanti aku belikan yang lebih bagus ya?” ucap Ragarta. “Bukan itu.” “Lalu?” tanya Ragarta. “Karena kamu mau mengakui pernikahan ini, karena kamu mengakui ku di hadapan teman-temanku. Terima kasih,” ucap Viana. “Ya, ampun, Vi. Seharusnya aku yang berterima kasih padamu, ka

