"Jangan takut melepaskan sesuatu karena merasa nyaman, bahagia belum tentu ada karena sebuah kenyamanan." *** Malvin berjalan gontai saat masuk ke Apartemen nya, teman-teman nya masih ada di sana hanya saja Ardan, Dwiky, dan Gilang sudah pulang. "Gimana Vin? Lo pasti hajar si Geovano ya?" Tanya Dena. Malvin merebahkan tubuh nya di atas sofa, ia memijat pelipisnya. "Hm" "Vin gue mau tanya sama lo, sebenernya lo sayang gak sih sama adek gue?" Tanya Saka sarkas. Malvin bangkit menatap Saka malas. "Gue sayang sama Akira, tapi gue juga gak bisa biarin Alana celaka." "Kalau gitu putusin Akira." Tegas Saka. "Kenapa sih Ka? Kenapa lo selalu nyuruh gue putus sama Akira? Lo gak suka sama hubungan gue?" Tanya Malvin yang mulai tersulut emosi. Saka berdiri tegak, mata nya menyiratkan emosi ya

