"Jika kamu jatuh cinta, maka harus siap tawa, ujian, tangis, kecewa, dan ikhlas." *** Akira merasa bingung dengan Maya sejak ia di ajak ngobrol oleh Arthur Maya jadi sering melamun, tiba-tiba senyum, kadang sampai cubit Akira. "May berisik ih!" Tegur Akira saat Maya berteriak kesenangan. "Maya kamu kenapa teriak? Gak suka sama pelajaran saya? Kalau gitu boleh silahkan keluar dan lari di lapangan sampai pelajaran saya selesai!" Ucap Bu Endang tak terbantahkan, Bu Endang memang tidak segan-segan jika memberi hukuman. "Eh, bukan Bu bukan git—" "Keluar sekarang atau hukumannya saya tambah?!" Tegas nya. "Iya bu," jawab Maya pasrah, baru kali ini ia di hukum, Akira meringis melihat Maya, berbeda dengan Jeni yang tersenyum senang. Maya berjalan menuju lapangan, bayangkan saja ia di hukum s

