Bella terlihat rapi, wajahnyapun sudah dipoles sedikit makeup. Sesekali Daniel menatapnya risih, kenapa ia menggunakan dress di siang hari? Dan tangannya, tangannya tak ada habis-habisnya mengusap perutnya yang mulai membuncit itu, bahkan mengusapnya dihadapan Daniel. Arghh! Itu aktifitas yang sekarang sedang dibenci oleh Daniel. "Maaf.." Kata Bella yang mulai menyadari tatapan Daniel telah berubah. Daniel menghela nafasnya panjang, ia tidak ingin membuat emosinya keluar, karena ia ingat dengan ucapan Dr. Gerald untuk tidak membuat Bella menjadi stress. Bukan karena dirinya peduli, tapi ia tidak mau merasa terbebani, terlebih Bella hamil yang anaknya masih diragukan olehnya. "Daniel a-aku.. " Ucapannya tertahan, karena lagi-lagi Daniel menatapnya. "Apa?" Ketusnya, matanya kembali ia

