MJM-36

1035 Kata

Duduk seorang diri di ruang tengah membuat Erland melamun. Ia memikirkan kehidupan istri dan anaknya di sini. Selama hampir dua bulan mereka tidak bertemu, tetapi istrinya tampak baik-baik saja. Tak ada rindu yang ditunjukkannya. Jika diizinkan, Erland sangat ingin memeluk tubuh istrinya. "Kau mau minum apa?" tanya Eleana membuyarkan lamunannya. "Ei?" panggil Erland berjalan mendekatinya. "Aku minta maaf. Berikan aku kesempatan kedua," pintanya penuh permohonan. "Aku tau, kesalahanku begitu fatal, tetapi kau tidak bisa egois, bukan? Anak-anak membutuhkan kita sebagai orangtua," tutur Erland berharap jika istrinya akan memberi kesempatan kedua padanya. Eleana terdiam sejenak. Yang dikatakan Erland memang ada benarnya. Ia tak bisa egois. Anak-anak juga membutuhkan figur ayah di kehidu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN