"Ei, aku buru-buru. Maaf, aku tak bisa sarapan bersama," ucap Erland pada sang istri yang tengah mengolesi roti tawar dengan selai. Wanita itu hanya menoleh, tanpa menyahut. Eleana terbelalak saat sebuah kecupan mendarat di keningnya. "Nanti siang, bawakan aku makanan ke kantor. Jika tidak, aku tak mengizinkan Edward kesayanganmu makan hari ini." Setelah memberi ancaman, ia pun beranjak meninggalkan istrinya yang menahan amarah. "Jangan sampai keningku terkontaminasi virus iblisnya!" seru Eleana melangkah ke arah wastafel dapur dan berkali-kali mencuci keningnya menggunakan air. "Erland, kau pikir aku akan terpengaruh oleh ancamanmu. Oh, tentu saja tidak." Eleana adalah tipe wanita yang sulit jatuh cinta. Sebaik atau semanis apapun Erland memperlakukannya, ia tak akan mudah melabuhka

