Tak perlu dibuatkan luka baru, karena luka lama saja belum sembuh. Sementara itu, waktu yang berjalan telah memberi pelajaran dan pengalaman. Akan ada kesempatan kedua yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk hidup lebih baik. Tapi, hidup lebih baik itu pernah ada saat Gavin hadir dalam hidup Jovi. Potongan demi potongan cerita yang pernah terjadi seperti diputar ulang dengan cepat. Jovi menyimpan itu semua dalam memori yang kadang muncul begitu saja tanpa disuruh. Seperti flash back putaran waktu yang mengingatkan manusia. Untuk berbuat lebih baik, dan melakukan yang seharusnya selagi ada kesempatan. Membiarkan semua berlalu dengan kesadaran kalau hati akan tersakiti. Tentu, bagi Jovi sendiri itu hal sulit. Ada kedukaan yang telah berlalu, dan berharap ada kebahagiaan, tapi yang dihadapi

