Kenangan tentang memori yang tersimpan dan menyimpan suka duka. Belum hilang meski telah dimakan waktu. ** Kebetulan besok sudah sampai di Indonesia. Masih terngiang saja ucapan dari Papa Kevin. membuat jovi tidak bisa tenang meski sudah minum beberapa gelas air dari lemari dingin. Pikirannya tiba-tiba jadi rumit. Seperti benang layangan yang tiba-tiba nyangkut pohon lalu membentuk simpul yang tidak bisa dengan mudah dilepas. Pada akhirnya kekusutan itu tidak bisa tertolong dan akhirnya terpaksa dipotong. “Terus apa aku harus memotong ingatan tentang Gavin. Ya, nggak mungkin lah. Nggak ada secuil pun tentang Gavin yang bisa aku lupakan,” gumam Jovi sendiri. Ia meletakkan botol minuman dingin yang baru diambil dari lemari kulkas. Diletakkan dengan cukup keras dan bersuara di atas meja

