Pita: Tetap Pada Pilihan Bertahan. Satu kata tersebut gue ucapkan setelah berdebat dengan diri sendiri beberapa hari terakhir. Walaupun nggak menutup kemungkinan Lucky akan mengecewakan gue lagi dan lagi, pada akhirnya pilihan gue tetap satu. Yaitu, bertahan. Apa cuma gue yang merasa kalau gue mulai berprogres setelah menikah? Oh, nggak, mungkin lebih tepatnya perubahan gue terjadi setelah banyak kejadian yang gue alami. Manis, pahit, manis lagi, makin pahit, pahit dan pahit berhasil mengubah diri gue sedikit demi sedikit. Kalau dulu gue selalu mengutamakan emosi, maka sekarang gue lebih menggunakan akal. Mungkin aja gue masih jadi orang yang mudah emosi, gue masih bisa marah saat dikecewakan. Tetapi, bukannya manusiawi saat seseorang marah karena udah dibikin kecewa? Beberapa hari

